Menurut
Ibnu Khaldun memandang bahwa perkembangan dan kemajuan pendidikan tidak dapat
lepas dari kemajuan peradaban. Tujuan pendidikan Islam menurutnya adalah
meningkatkan kualitas hidup, kualitas iman dan ketaatan, kualitas nalar,
kualitas moral dan kualitas kerja.
Sedangkan
menurut Imam al-Ghazali walaupun belum pernah mendefinisikan arti pendidikan
secara jelas, tapi lewat ungkapan beliau yang mengatakan bahwa hasil ilmu
adalah upaya pendekatan diri kepada Allah Tuhan Semesta Alam, menghubungkan
diri dengan ketinggian dan berhampiran dengan malaikat tinggi. Dan ini
sesungguhnya dapat dilakukan dengan ilmu yang berkembang bukan ilmu yang beku
yang tidak berkembang; menunjukkan unsur unsur pembentuk pengertian pendidikan.
Dari
kedua pendapat tokoh pendidikan islam tersebut, bisa dilihat perbedaan dari
keduanya :
